
Sebanyak 34 orang siswa terpilih dari SMA Negeri 2 Kuta (SMANDUTA) mendapatkan kesempatan dalam mengikuti pelatihan bela negara selama dua hari di Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai. Program ini diselenggarakan secara konsisten setiap bulan dan melibatkan berbagai sekolah dari berbagai daerah di Provinsi Bali. Latihan dilakukan langsung bersama para anggota TNI sebagai upaya pembinaan karakter dan kedisiplinan bagi para pelajar muda.
Program ini merupakan gagasan yang memiliki komitmen membangun generasi muda Bali melalui pelatihan kedisiplinan. Dalam latihan yang terencana rapi tersebut, para siswa diajarkan keterampilan baris-berbaris, latihan fisik, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan secara langsung dari para instruktur TNI.
Hari pertama dimulai dengan acara pembukaan yang dilanjutkan dengan Pelatihan Semi Militer yang diselipkan beberapa materi-materi mengenai kebangsaan. Dilanjutkan pada hari kedua dengan penampilan yel yel para peserta sekaligus penyerahan medali sertifikat sebagai bentuk apresiasi.
Selaras dengan apa yang dikatakan oleh Letnan II Sus Arif Ilyas S.I.Kom selaku Kepala Penerangan Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai, beliau menyatakan program ini membawa kedisiplinan dan tanggung jawab. Pelajar bisa membela negara, membawa diri mereka sebagai pahlawan yang terus bangkit dari generasi ke generasi.
Selain aspek kedisiplinan, latihan yang dilaksanakan di lingkungan militer ini mengajarkan nilai kebersamaan dan kerja sama tim yang kuat. Para siswa dari Smanduta maupun dua sekolah lainnya dapat merasakan pengalaman langsung berada di barak militer, memahami rutinitas dan nilai-nilai yang menjadi pondasi seorang tentara.
“Kita senang sekali bahwa SMANDUTA mampu memberikan delegasi dengan hasil yang bagus semoga mereka dapat menjadi agen of change meraih cita-cita setinggi mungkin. Program ini sebagai dasar bahwa mereka bisa mencintai negara ini” ungkap Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, S.E., M.Si.
Latihan ini merupakan bagian dari program bulanan yang secara bergilir diikuti oleh berbagai sekolah sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam pembinaan karakter pelajar melalui pendekatan militer. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kegiatan ini diharapkan dapat menyiapkan generasi muda yang unggul, berdisiplin, dan berjiwa nasionalis.










